Soal dan Jawaban Sejarah Proses Menguatnya Peran Negara pada Masa Orde Baru
Soal dan Jawaban Sejarah Proses Menguatnya Peran Negara pada Masa Orde Baru
1. Pengalaman sejarah dimana masa orla Indonesia mengalami berbagai krisis, maka Sejak pemerintahan Orde baru berusaha melakukan perubahan dengan melaksanakan pembangunan di segala bidang. Pemerintah telah berupaya meningkatkan peran negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara . Oleh karena itu langkah yang dilakukan pemerintah orde baru adalah,….
a. Menciptakan stabilitas ekonomi dan politik
b. Menciptakan stabilitas pertahanan dan keamanan
c. Menciptakan stabilitas ekonomi dan hukum
d. Menciptakan stabilitas politik dan pemerintahan
e. Menciptakan stabilitas ekonomi, sosial, budaya dan hankam
2. Tujuan perjuangan orde baru adalah ….
a. Menegakkan tata kehidupan bernegara yang didasarkan atas kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945
b. Mewujudkan masyarakat adil makmur berdasar Pancasila dan UUD 1945
c. Mewujudkan masyarakat adil makmur yang merata baik secara materiil maupun spiritual
d. Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia
e. Membangun manusia Indonesia seutuhnya
3. Untuk Menegakkan tata kehidupan bernegara yang didasarkan atas kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945, pada sidang umum ke IV MPRS diambil keputusan untuk menugaskan Jendral Suharto selaku pengemban supersemar, dengan pengukuhan Supersemar melalui Tap MPRS, yakni …..
a. Tap MPRS No. IX/MPRS/1966
b. Tap MPRS No. X/MPRS/1966
c. Tap MPRS No. XI/MPRS/1966
d. Tap MPRS No. XII/MPRS/1966
e. Tap MPRS No. XIII/MPRS/1966
4. Disamping itu untuk melaksanakan kehidupan masayarakat, bangsa dan negara yang diletakkan pada pelaksanakan pancasila dan UUD 45 secara murni dan konsekwen, melalui Tap MPRS No. XII/MPRS/1966 , diamanatkan untuk segera dibentuk kabinet baru yang membawa amanat rakyat, yang diberi nama ….
a. Pembangunan
b. Ampera
c. Gotong Royong
d. Persatuan dan Kesatuan
e. Dwikora
5. Sebagai persyaratan untuk melaksanakan pembangunan nasional, maka tugas yang dibebankan kepada kabinet Ampera adalah menciptaklan stabilitas ekonomi dan politik, yang dikenal dengan …..
a. Dwikora
b. Dwi Darma
c. Tri Dharma
d. Catur Karya
e. Trikora
6. Ada 4 ( empat) program kabinet Ampera , yang disebut ……
a. Catur Warna
b. Catur Dharma
c. Catur karya
d. Catur sarana
e. Catur bakti karya
7. Yang bukan merupakan program kabinet Ampera, adalah …..
a. Memperbaiki kehidupan rakyat terutama sandang dan pangan
b. Melaksanakan pemilu dalam batas waktu tertentu yakni 5 juli 1968
c. Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasional
d. Melanjutkan perjuangan anti imperialis dan kolonialis dalam segala bentuk dan manifestasinya
e. Malaksanakan pemerataan pembagunan dan hasil-hasilnya
8. Amanat MPRS untuk segera melaksanakan pemilu dalam batas waktu tertentu yakni 5 juli 1968, tertuang dalam ….
a. Tap MPRS No. X/MPRS/1968
b. Tap MPRS No. XI/MPRS/1968
c. Tap MPRS No. XII/MPRS/1968
d. Tap MPRS No. XIII/MPRS/1968
e. Tap MPRS No. XVIII/MPRS/1968
9. Ketika tanggal 21 maret 1968 diadakan sidang umum V MPRS , selaku pejabat presiden Suharto menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan tugas dan program kabinet Ampera. Yang pertama kali dilaporkan adalah ….
a. Bahwa telah dilaksanakan usaha mendudukan kembali posisi, fungsi dan kedudukan antar lembaga negara sesuai yang diatur dalam UUD 1945
b. Bahwa Kekuatan negara akan terwujud apabila terbentuk masyrakat Pancasila
c. Tujuan pembangunan nasional akan tercapai apabila ABRI dan rakyat menjadi satu kekuatan
d. Untuk mencapai masyarakat yang madani diperlukan kesadaran hidup berbangsa,bernegara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945
e. Perlunya pembangunan nasional secara bertahap dan berencana untuk mencapai tujuan nasional jangka panjang
10. Menurut UUD 1945, pemegang kekuasaan tertinggi dalam negara RI adalah ….
a. MPR
b. DPR
c. Presiden
d. BPK
e. MA

11. Pada masa pemerintahan Sukarno, kedudukan MPRS berada dibawah kekuasaan Presiden. Hal ini terjadi karena ketua MPRS….
a. Dirangkap oleh Wakil Perdana menteri III
b. Diangkat oleh Presiden selaku Panglima besar Revolusi
c. Dirangkap oleh Wakil Perdana menteri I
d. Dirangkap oleh Wakil Perdana menteri II
e. Selain sebagai Wakil rakyat , juga sebagai pembantu presiden
12. Indikator adanya penyimpangan selama masa pemerintahan orde lama adalah ….kecuali….
a. Lembaga-lembaga tinggi negara seperti MA,Kejaksaaan agung,BPK dalam pelaksanaannya dibawah Presiden
b. Menggerakan DWIKORA untuk menggagalkan pembentukan Negara Malaysia
c. Berkiblat ke Blok Timur dengan membentuk Poros Jakarta-Peking-Pyongyang
d. MPRS mengangkat Soekarno sebagai Presiden seumur hidup
e. DPR hasil Pemilu dikukuhkan melalui Penpres No. 3 th 59
13. Pada zaman orde baru tatanan kehidupan kenegaraan dikembalikan sepada kemurnian pelaksanaan UUD 1945, hal ini terlihat pada peringatan Proklamasi kemerdekaan Indonesia dimana Presiden Suharto berbicara langsung dihadapan….
a. Rakyat secara langsung
b. Wakil-wakil rakyat yaitu DPR
c. Sidang DPR
d. Lembaga-lembaga tinggi negara, seperti DPR,DPA, BPK dan MA
e. MPR selaku pemegang kekuasaan tertinggi negara
14. Bercermin dari pengalaman sejarah bahwa sistem yang diterpkan pada masa orde lama ternyata telah menimbulkan banyak penyimpangan, maka untuk memperkuat peran negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara langkah yang ditempuh oleh pemerintah Orde Baru dalam upaya melaksanakan Pancasila dan UUD 45 secara murni dan konsekwen, adalah (TUM )….
a. Melakukan konsolidasi Ideologi,politik, ekonomi, sosial, budaya dan hankam
b. Mempertahankan status Quo
c. Menghimpun kekuasaan negara yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan bangsa
d. Menciptakan tentara yang disiplin, kuat dan siap setiap saat dibutuhkan
e. Menghapus segala bentuk kebijakan yang bisa melemahkan negara
15. Dalam rangka konsolidasi negara, dibidang ideologi kebijakan yang diambil oleh pemerintah adalah …./TUM
a. Pembubaran PKI dan Organisasi masanya
b. Pancasila sbg azas tunggal
c. PKI dan ormas-ormasnya dinyatakan sebagai organisasi terlarang
d. Dikeluarkannya Tap M PRS No. XXV/MPRS/1966
e. Penerapan sistem liberalisasi idologi politik sebagai jaminan HAM
16. Untuk memperkuat peran negara, dibidang politik langkah yang diambil oleh pemerintah orde baru adalah …./TUM
a. Penyederhanaan dan Pengelompokan Partai Politik
b. Penerapan sistem multi partai
c. Pemilu dilaksanakan secara LUBER
d. Pemilu untuk memilih wakil rakyat secara langsung tanpa melalui perwakilan
e. Diterapkannya azas dekonsentrasi dan desentyralisasi pemerintahan
17. Beberapa instrument politik yang dinilai sebagai bukti peran besar dan control besar Negara terhadap rakyat pada masa Orde baru diantaranya .....kecuali…..(TUM)
a. Penataran P4
b. pembentukan BP7
c. Dwifungsi ABRI
d. Pancasila harus menjadi bagian sistem kepribadian,system budaya & system social
e. Pemilu
18. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan fusi kelompok partai politik Islam yang terdiri dari…./TUM
a. NU, Parmusi, PSII, dan Partai Islam Perti yang dilakukan pada tanggal 5 Januari 1973
b. PBI, PSII, Muhammadiyyah, Perti dan Murba
c. Masyumi, NU, partai Muslimin dan Perti
d. Parmusi, Masyumi, NU dan PSII
e. PBI, PSI , PSII dan Masyumi
19. Partai Demokrasi Indonesia (PDI), merupakan fusi dari kelompok partai politik yang bersifat nasionalis , yakni…./TUM
a. PNI, Partai Katolik, Partai Murba, IPKI, dan Parkindo
b. Golongan Karya , PBI, SBI dan PNI
c. PRJ, PRS,PSI dan PKI
d. PBI, PNI, Parindra dan Parkindo
e. Partai Katolik, PSI, Partai Buruh, Partai Rakyat Jelata dan Partai Murba
20. Langkah politik lain yang dilakukan pemerintah orde baru untuk menciptakan single Majority, adalah …../TUM
a. pemilu diarahkan pada kemenangan peserta tertentu yaitu Golongan Karya (Golkar)
b. Pancasila dijadikan sebagai azas tunggal
c. Logo partai harus menggambarakan simbol-simbol yang terdapat dalam sila-sila Pancasila
d. Indoktrinasi Pancasila melalui penataran p4
e. Pembentukan BP7
21. Perhatikan pernyataan dibawah ini :
I. Stabilisasi dan Rehabilitasi Ekonomi
II. Membentuk PTE
III. Kerja Sama Luar Negeri
IV. Memprakarsai berdirinya ASEAN
V. Pembangunan Nasional
Yang merupakan usaha penyelamatan ekonomi nasional terutama pada usaha mengendalikan tingkat inflasi, penyelamatan keuangan negara dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat. Realisasinya adalah …:
a. I, II dan III
b. I, III dan IV
c. I, II dan IV
d. I, III dan V
e. II, III dan V
22. Untuk mengisi kemerdekaan sebagaimana diamanatkan proklamasi 17 agustus 1945, pemerintah orde baru melaksanakan pembangunan nasional secara bertahap dan berencana. Tujuannya adalah …
a. melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia
b. memajukan kesejahtertaan umum
c. mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasar Pancasila dan UUD 1945 ( umum )
d. mencerdaskan kehidupan bangsa
e. berorientasi pada cita-cita nasional
23. Di bidang sosial-budaya, upaya pemerintah dalam rangka konsolidasi diimplementasikan melalui program …../TUM
a. Pemasyarakatan P4
b. Indoktrinasi Pancasila
c. Pembentukan BP7
d. Pemberdayaan organisasi kepemudaan yakni Pemuda Pancasila
e. Dwifungsi ABRI
24. Pada tanggal 12 April 1976, Presiden Suharto mengemukakan gagasan mengenai pedoman untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila yang dikenal dengan …../TUM
a. gagasan Ekaprasetia Pancakarsa.
b. Gagasan Trilogi Pembangunan
c. Gagasan Repelita
d. Gagasan pembangunan manusia Pancasila
e. Gagasan Sapta prasetya KORPRI
25. Tujuan dari penataran P4 adalah …../TUM
a. membentuk pemahaman yang sama mengenai demokrasi Pancasila
b. membentuk masyarakat yang menyuadari perlunya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat
c. membanguan manusia Indonesia yang berkepribadian, berbudi pekerti luhur, taqwa, cerdas dan trampil
d. membangun manusia Indonesia yang seutuhnya
e. membentuk pemahaman wawasan nusantara
26. Untuk menghindari berbagai tafsiran tentang terhadap Pancasila yang dapat membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara, Suharto menganjurkan agar Pancasila disatutafsirkan, dengan membentuk tim perumus tafsiran Pancasila, yang anggotanya antara lain ….
a. Ruslan Abdul Gani, A.H. Nasution, Pringgodigdo dan A.A. Maramis
b. Moh. Hatta, A.Subarjo, Pringgodigdo, Mr. Sunario dan A.A. Maramis
c. A. Subarjo, A.A. Maramis, Noto Negoro dan Mr. Sartono
d. K.H.Wachid Hasyim, Abikusno Cokrosuyoso, A.Subarjo dan A.A. Maramis
e. K.H.Wachid Hasyim, Mr. Sunario,Abikusno Cokrosuyoso, dan Moh.Hatta.
27. Guna menciptakan stabilitas politik maka pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI yaitu…./TUM
a. sebagai peran hankam dan sosial
b. Sebagai stabilisator dan dinamisator
c. Sebagai kekuatan ekonomi dan kekuatan hamkam
d. Sebagai mesin politik dan mesin ekonomi
e. Sebagai stabilisator keamanan dan stabilisator politik
28. Peran ganda ABRI dikenal dengan Dwifungsi ABRI itu dilandasi dengan adanya pemikiran bahwa…./TUM
a. TNI adalah tentara pejuang dan pejuang tentara.
b. Tugas ABRI adalah Perang mempertahankan kedaulatan dan memerangi kemiskinan
c. TNI adalah Stabilisator dan Dinamisator
d. Selain sebagai aparatur Negara , ABRI merupakan bagian dari masyarakat
e. Doktrin Hankamrata berkaitan erat dengan konsep Dwifungsi ABRI
29. Selain sebagai stabilisator dan dinamisator, alasan lain yang melatarbelakangi TNI dan Polri untuk berpolitik praktis adalah …./TUM
a. pasal 27 ayat 1 UUD 1945
b. pasal 28 ayat 1 UUD 1945
c. pasal 27 ayat 2 UUD 1945
d. pasal 28 UUD 1945
e. pasal 30 UUD 1945
30. Munculnya Gagasan Dwifungsi ABRI nampak dari pidato Jenderal A.H. Nasution saat melantik Taruna AMN ( Akademi Militer Nasional) angkatan th 1958, yang berjudul /TUM…..
a. Mendayung diantara dua karang
b. Jalan Tengah
c. Manifesto Politik
d. ABRI dan masyarakat
e. Nawaksara
Kunci Jawaban
- A
- A
- A
- B
- B
- C
- E
- B
- A
- A
- A
- E
- B
- A
- E
- A
- B
- A
- A
- A
- D
- E
- C
- A
- A
- B
- A
- A
- A
- B
0 Response to "Soal dan Jawaban Sejarah Proses Menguatnya Peran Negara pada Masa Orde Baru"
Post a Comment